Jumat, 31 Mei 2013

Fungsi Manajemen Keuangan Menyangkut 3 Keputusan Pokok




Nama : Siti Purwitosari
Nim     : 1212088



Fungsi Manajemen Keuangan

Sejalan dengan perkembangan dunia usaha, manajemen keuangan juga mengalami perkembangan yang cukup pesat. Pada mulanya manajemen keuangan diartikan sebagai usaha – usaha untuk menyediakan dana. Pada perkembangan selanjutnya pengertian manajemen keuangan tidak hanya mencakup usaha – usaha untuk mendapatkan dana, tetapi juga meliputi kegiatan – kegiatan untuk menggunakan atau mengalokasikan dana – dana yang telah diperoleh. Dengan demikian peranan manajemen keuangan semakin luas dan kompleks.

Secara garis besar fungsi manajemen keuangan menyangkut 3 keputusan pokok yang diambil oleh manajer keuangan suatu perusahaan, yaitu :


1.        Keputusan investasi (Investment Decision)

Yaitu keputusan yang menyangkut masalah bagaimana manajer harus mengalokasikan dana ke dalam bentuk – bentuk investasi yang akan mendatangkan keuntungan di masa depan. Jenis dan besarnya investasi tersebut akan mempengaruhi tingkat keuntungannya. Keuntungan yang diharapkan dari investasi tersebut tidak dapat diperkirakan secara pasti, karenanya investasi akan menanggung resiko atau ketidak-pastian. Resiko dan ketidak-pastian dari investasi itu akan sangat mempengaruhi pencapaian tujuan memaksimumkan nilai perusahaan.

2.        Keputusan pembelanjaan (Financing Decision)

Adalah keputusan untuk memilih berbagai alternatif sumber dana sehingga dapat

dihasilkan suatu komposisi pembelanjaan yang  paling efisien.

Keputusan pembelanjaan pada dasarnya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dana, baik pemilihan berbagai alternatif sumber dana yang dapat ditarik oleh perusahaan maupun penentuan perimbangan atau komposisi antara berbagai sumber dana. Dana atau modal yang dapat dipergunakan oleh perusahaan, dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu modal sendiri dan modal asing.

Termasuk dalam modal sndiri adalah modal yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri, yaitu modal yang dihasilkan atau dibentuk sendiri di dalam perusahaan seperti laba ditahan, maupun modal yang berasal dari luar perusahaan yang berupa pengeluaran saham biasa dan saham preferen. Modal asing adalah modal berasal dari kreditur, sehingga modal ini merupakan hutang bagi perusahaan, dan bentuk modal ini adalah hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang.

Keputusan pembelanjaan akan menentukan perimbangan atau komposisi modal sendiri dan modal asing. Perimbangan antara kedua sumber dana tersebut dalam perusahaan menentukan struktur finansial dari perusahaan tersebut. Struktur finansial mencerminkan cara bagaimana aktiva – aktiva perusahaan dibelanjai, dengan demikian struktur finansial tercermin pada keseluruhan pasiva dalam neraca. Struktur finansial mencerminkan pula perimbangan antara keseluruhan modal asing (baik jangka pendek maupun jangka panjang) dengan jumlah modal sendiri dan perimbangan antara hutang jangka panjang dan modal sendiri, membentuk struktur modal.

3.        Keputusan dividen

Dividen adalah bagian keuntungan yang dibayarkan oleh perusahaan kepada pemegang saham. Oleh karena itu dividen merupakan bagian dari penghasilan yang

diharapkan oleh pemegang saham. Besar kecilnya dividen yang dibayarkan akan sangat mempengaruhi pencapaian tujuan maksimalisasi kesejahteraan bagi pemegang saham.





FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN
 

Terdiri dari tiga keputusan utama yang harus ditingkatkan oleh suatu perusahaan yaitu keputusan Investasi, keputusan Pendanaan dan keputusan Deviden.
    
Masing-masing keputusan harus berorientasi pada pencapaian tujuan perusahaan dan kombinasi ketiganya akan memaksimalkan nilai perusahaan. 

¨     Keputusan Investasi
Keputusan yang diambil oleh manajer keuangan dalam mengalokasikan dana ke dalam bentuk-bentuk investasi yang akan mendatangkan keuntungan dimasa yang akan datang.
Keputusan investasi ini akan tergambar dari aktiva perusahaan, dan mempengaruhi struktur kekayaan yaitu perbandingan antara current assets dengan fixed assets.

¨     Keputusan Pendanaan
    Keputusan Pendanaan ini sering disebut sebagai kebijakan struktur modal. Pada keputusan ini manajer keuangan dituntut untuk mempertimbangkan dan menganalisis kombinasi dari sumber-sumber dana yang ekonomis bagi perusahaan guna membelanjai kebutuhan-kebutuhan investasi serta kebutuhan usahanya.

¨     Keputusan Deviden
    Deviden merupakan bagian dari keuntungan suatu perusahaan yang dibayarkan kepada para pemegang saham.  Keputusan deviden adalah keputusan manajemen keuangan dalam menentukan besarnya proporsi dana yang akan disimpan di perusahaan sebagai laba ditahan untuk pertumbuhan perusahaan. Seperti keputusan pendanaan, keputusan deviden ini akan mempengaruhi struktur modal maupun struktur finansial.





Artikel



Nama  : Siti Purwitosari
Nim     : 12120088
Artikel:
Berenang
(1) Berenang adalah gerakan yang dilakukan oleh manusia atau hewan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan buatan. (2) Berenang bisa menjadi kegiatan rekreasi dan olahraga. (3) Makhluk hidup berenang antara lain untuk keperluan mandi, mendinginkan suhu tubuh, sewaktu mencari ikan, atau bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air.
(4) Hampir semua mamalia memiliki naluri alamiah untuk bisa berenang, termasuk di antaranya kelelawar, kanguru, tikus mondok, dan kungkang. (5) Manusia tidak memiliki tubuh ideal untuk hidup di air, sehingga perlu dilatih sebelum bisa berenang. (6) Sebagian besar monyet bisa berenang secara alami, termasuk bekantan, monyet pemakan kepiting, dan monyet rhesus.
(7) Hewan yang kemungkinan tidak bisa berenang adalah jerapah, dan landak. (8) Unggas darat bisa berenang atau mengambang untuk beberapa lama. (9) Burung unta, kasuari, dan kura-kura bisa berenang.
(10) Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan orang di kolam renang. (11) Manusia juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai bentuk rekreasi. (12) Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.
Analisis:
A.      Paragraf di atas termasuk paragraf dengan pola pengembangan deduktif karena ide pokok terdapat pada kalimat (1), yaitu tentang Renang. Kalimat-kalimat selanjutnya, yaitu kalimat (2) sampai dengan kalimat (12) , merupakan kalimat penjelas.
·         Kalimat (2) menjelaskan kalimat (1) tentang “tujuan berenang”
·         Kalimat (3) menjelaskan kalimat (2) tentang “fungsi berenang”
·         Kalimat (4) menjelaskan kalimat (3) tentang “ tambahan fungsi berenang”
·         Kalimat (5) menjelaskan kalimat (4) tentang “jenis hewan/manusia yang  bisa berenang”
·         Kalimat (6) menjelaskan kalimat (4) tentang “ tambahan jenis hewan/manusia yang  bisa berenang”
·         Kalimat (7) menjelaskan kalimat (4) tentang “”
·         Kalimat (8) menjelaskan kalimat (4) tentang “tambahan jenis hewan/manusia yang  bisa berenang”
·         Kalimat (9) menjelaskan kalimat (4) tentang “tambahan jenis hewan/manusia yang  bisa berenang”
·         Kalimat (10) menjelaskan kalimat (2) tentang “tujuan berenang”
·         Kalimat (11) menjelaskan kalimat (2) tentang “tujuan berenang”
·         Kalimat (12) menjelaskan kalimat (3) tentang “tambahan fungsi berenang”
Karena semua kalimat dalam paragraf di atas mendukung satu topic, maka paragraf di atas memenuhi syarat keutuhan (unity).
B.      Dengan demikain profil paragraf di atas adalah sebagai berikut.

Kalimat (1)


 
Kalimat (2)
               
Kalimat (3)          Kalimat (10)        Kalimat (11)       
Kalimat (4)          Kalimat (12)
                Kalimat (5)          Kalimat (6)          Kalimat (7)          Kalimat (8)          Kalimat (9)

C.      Alat kepaduan (koherensi)
1.       Pengulangan kata kunci (KK):
Berenang                    : diulang 11 kali, yaitu pada kalimat (1) sampai (12)
Manusia                       : diulang 3 kali, yaitu pada kalimat (1), kalimat (5), dan (11)
Hewan                          : diulang 2 kali, yaitu pada kalimat (1) dan (7)
Bergerak                      : diulang 2 kali, yaitu pada kalimat (1) dan (3)
Air                                  : diulang 3 kali, yaitu pada kalimat (1), (3), dan (5)
Rekreasi                       : diulang 3 kali, yaitu pada kalimat (2), (10), dan (11)
Olahraga                      : diulang 2 kali, yaitu pada kalimat (2) dan (12)

2.       Penggulangan kata ganti (KG):
Nya                                                : untuk menggantikan kata “berenang”

3.       Penggunaan kata transisi (KT):
a.       Intra kalimat
Atau                      : menyatakan pilihan
Dan                        : menyatakan penambahan
Antara lain          : menyatakan penyebutan
Sehingga              : menyatakan penguatan

b.      Antar kalimat
Sebagian besar : menyatakan jumlah
Hampir                 : menyatakan jumlah
Karena kalimat-kalimat pada paragraf di atas menggunakan pengulangan kata kunci, kata ganti, dan kata transisi secara bervariasi, paragraf tersebut memenuhi syarat kepanduan (coherence).